| Ilustrasi |
Pemeran pria merupakan siswa kelas 8, sementara pasangannya siswi kelas 9. Adegan mesum itu dilakukan di stasiun kereta api di Desa Sedarum.
Sementara itu, wakil kepala sekolah tempat mereka menimba ilmu, membenarkan siswa dan siswi dalam video tersebut anak didiknya. “Setelah saya panggil ternyata keduanya mengakuinya,” kata dia.
Dia menegaskan, perbuatan mesum itu dilakukan di luar jam sekolah. Meski demikian, dia menyesalkan karena perbuatan asusila tersebut telah mencemarkan nama baik sekolah. Mereka sudah mengundurkan diri dari sekolah.








